Di tengah gaya hidup yang serba cepat, banyak orang mulai mencari pendekatan perawatan yang tidak hanya menangani keluhan di permukaan, tetapi juga memperhatikan kondisi tubuh secara menyeluruh. Salah satu pendekatan yang sudah dikenal selama ratusan tahun dan kini kembali dilirik adalah akupunktur, bagian dari Traditional Chinese Medicine (TCM). Menjawab minat ini, Seraphim Medical Center menghadirkan layanan akupunktur terbaru di Wellness Center bersama dr. Michael Wicaksono, M.Med., TCM Accupuncture Specialist.
Layanan ini punya satu hal yang membuatnya berbeda dari bayangan umum tentang akupunktur: penjaruman dilakukan terutama pada area perut, untuk berbagai jenis keluhan.
dr. Michael menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah (2000-2007). Ia kemudian melanjutkan pendidikan di International Education College, Zhejiang Chinese Medical University, Hangzhou, Tiongkok (2007-2010), institusi yang dikenal dalam bidang pendidikan pengobatan tradisional Tiongkok.
Bidang keahliannya mencakup akupunktur medis dan tradisional, Traditional Chinese Medicine, pendidikan kedokteran, serta layanan di Wellness Center. Kombinasi pendidikan kedokteran modern dan pelatihan TCM ini menjadi dasar pendekatannya dalam menilai kondisi setiap pasien.
"Saya melihat akupunktur sebagai pendekatan yang bisa berjalan berdampingan dengan kedokteran modern. Latar belakang kedokteran membantu saya menilai kondisi pasien secara objektif, sementara pendekatan TCM memberi cara pandang tambahan dalam melihat keseimbangan tubuh," jelas dr. Michael Wicaksono, M.Med.
Akupunktur adalah teknik terapi yang menempatkan jarum sangat tipis pada titik-titik tertentu di tubuh. Dalam prinsip TCM, titik-titik ini dipandang berkaitan dengan aliran energi tubuh yang disebut qi, dan terapi bertujuan membantu menjaga keseimbangannya.
Dari sisi kedokteran modern, akupunktur banyak dipelajari sebagai terapi pendukung, terutama untuk berbagai jenis nyeri dan penyakit metabolik, termasuk kegemukan (obesitas), darah tinggi (hipertensi) dan gula (diabetes). Hasilnya bervariasi antar kondisi dan antar individu, sehingga akupunktur umumnya diposisikan sebagai pelengkap perawatan medis, bukan pengganti.
"Akupunktur bukan sekadar menusukkan jarum. Ada proses menilai kondisi pasien secara menyeluruh terlebih dahulu, baru kemudian ditentukan titik dan pendekatan yang sesuai," ujar dr. Michael Wicaksono, M.Med.
Pada umumnya, orang membayangkan jarum akupunktur ditempatkan di area yang dikeluhkan, misalnya punggung untuk nyeri punggung atau leher untuk pegal leher. Pendekatan dr. Michael berbeda: untuk berbagai keluhan, penjaruman difokuskan pada area perut.
Dalam teori TCM, perut dipandang sebagai rumah dari berbagai organ vital tubuh yang masing-masing berperan penting dalam kehidupan. Karena itu, penjaruman di area ini dimaksudkan untuk membantu mengatur kondisi tubuh dari pusatnya, bukan hanya menyasar lokasi keluhan.
"Pada pendekatan yang saya gunakan, area perut menjadi fokus untuk berbagai keluhan. Dalam prinsip TCM, perut dianggap sebagai bagian penting yang memengaruhi keseimbangan tubuh secara menyeluruh, sehingga penjaruman di area ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung kondisi pasien," terang dr. Michael Wicaksono, M.Med.
Pendekatan ini juga memberi kenyamanan tambahan bagi sebagian pasien. Misalnya, pasien yang area keluhannya sangat nyeri saat disentuh tetap dapat menjalani terapi tanpa jarum di titik yang sakit. Selain itu, pasien diposisikan secara telentang dan tidak perlu membuka pakaian secara keseluruhan sehingga tidak menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pasien maupun dokternya.
Akupunktur umumnya dipertimbangkan sebagai terapi pendukung bagi pasien dengan keluhan seperti:
Setiap kondisi berbeda, dan tidak semua keluhan cocok ditangani dengan akupunktur. Karena itu, penilaian awal oleh dokter selalu menjadi langkah pertama.
"Akupunktur bisa menjadi pelengkap dari penanganan medis lain. Karena itu, setiap pasien perlu melalui konsultasi lebih dulu agar kami bisa memastikan terapi ini memang sesuai dan aman bagi kondisinya," tegas dr. Michael Wicaksono, M.Med.
Bagi yang belum pernah menjalani akupunktur, berikut gambaran umum alur sesinya:
"Setiap pasien datang dengan kondisi yang berbeda, jadi jumlah sesi dan frekuensinya tidak bisa disamaratakan. Kami evaluasi respons tubuh pasien dari waktu ke waktu," tambah dr. Michael Wicaksono, M.Med.
Beberapa hal sederhana dapat membantu sesi berjalan lebih nyaman:
Setelah akupunktur, sebagian orang merasa rileks, sementara sebagian lain merasa sedikit lelah atau mengantuk. Di sekitar titik jarum, kadang muncul kemerahan ringan atau bintik kecil yang umumnya mereda sendiri. Terkadang dapat juga muncul lebam keunguan di area bekas tusukan jarum, tetapi hal ini adalah hal yang wajar terjadi dan tidak menyebabkan efek samping apapun, serta akan hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari tanpa perlakuan apapun. Beri tubuh waktu untuk beristirahat, minum cukup air, dan hindari aktivitas berat segera setelah sesi.
Jika muncul keluhan yang mengkhawatirkan setelah terapi, segera hubungi dokter. Respons terhadap akupunktur berbeda pada tiap individu, dan dokter akan membantu menilai apakah rencana terapi perlu disesuaikan.
Akupunktur dan dry needling sama-sama menggunakan jarum tipis, sehingga sering dianggap sama. Namun landasannya berbeda. Dry needling berfokus pada titik ketegangan otot (trigger point) berdasarkan anatomi muskuloskeletal dan tersedia di Sport & Rehab Center. Akupunktur TCM berlandaskan prinsip keseimbangan tubuh dalam pengobatan Tiongkok dan tersedia di Wellness Center. Dokter akan membantu menentukan pendekatan yang paling sesuai dengan keluhan pasien.
Beberapa kondisi memerlukan perhatian khusus sebelum akupunktur, di antaranya:
Kondisi-kondisi ini tidak selalu berarti akupunktur tidak boleh dilakukan, tetapi perlu dievaluasi lebih dulu oleh dokter.
Akupunktur melengkapi layanan lain di Seraphim Wellness Center yang berfokus pada perawatan tubuh secara menyeluruh. Pasien dapat berkonsultasi mengenai kombinasi perawatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing, tanpa harus memilih satu pendekatan saja.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar meredakan keluhan sesaat, tetapi membantu pasien merasa lebih seimbang dan nyaman dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan perawatan medis lain yang sedang dijalani," ungkap dr. Michael Wicaksono, M.Med.
Layanan akupunktur bersama dr. Michael Wicaksono, M.Med. tersedia di Seraphim Medical Center, Gading Serpong, dengan jadwal praktik:
Layanan ini tersedia melalui janji temu terlebih dahulu (prior appointment) melalui WhatsApp 0822-5011-1999.
Jika Anda mengalami keluhan yang tak kunjung membaik, atau ingin mengenal pendekatan TCM sebagai pelengkap perawatan kesehatan Anda, konsultasi menjadi langkah awal yang tepat. Jadwalkan pertemuan bersama dr. Michael Wicaksono, M.Med. di Seraphim Medical Center untuk mendapatkan penilaian dan rencana terapi yang sesuai dengan kondisi Anda.
Sebagai salah satu unit bisnis Bethsaida Healthcare, Seraphim Medical Center, yang berlokasi di Paramount Gading Serpong dengan fasilitas unggulan yang modern seperti Cryo Chamber Therapy, TPS, Hyperbaric Oxygen Treatment, PicoWay Laser, Fotona Laser, dan lain sebagainya, menghadirkan pendekatan kesehatan berbasis kedokteran fungsional yang berfokus pada akar permasalahan, bukan sekadar penanganan gejala saja. Seraphim Medical Center mengembangkan layanan medis yang dirancang secara personal untuk membantu tubuh berfungsi lebih optimal, baik dalam menjaga kesehatan, mendukung pemulihan pasca operasi, maupun meningkatkan kualitas hidup. Seraphim Medical Center memiliki layanan unggulan: Wellness Center, Beauty & Aesthetic Center, Sports & Rehabilitation Center, serta Brain Wellness & Sleep Center yang saling terintegrasi sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern.