Dalam beberapa tahun terakhir, dunia medis terus berkembang dengan menghadirkan berbagai pendekatan baru yang tidak hanya mengobati gejala, tetapi juga membantu tubuh memperbaiki diri secara alami. Salah satu pendekatan yang mulai banyak digunakan adalah terapi regeneratif berbasis sel dari tubuh sendiri.
Menurut dr. Febby Astari, IFMCP, Dokter Functional Medicine Seraphim Medical Center, pendekatan ini memanfaatkan potensi alami tubuh untuk mendukung proses pemulihan.
“Terapi ini bekerja dengan memanfaatkan sel dari tubuh pasien sendiri yang diproses dan dikembalikan kembali untuk membantu memperbaiki sistem tubuh secara lebih optimal dan alami,” jelas dr. Febby.
Terapi ini bekerja dengan membantu tubuh melakukan proses perbaikan melalui beberapa mekanisme alami, antara lain:
Pendekatan ini berbeda dengan terapi konvensional, karena tidak hanya berfokus pada gejala, tetapi juga membantu tubuh untuk kembali ke kondisi yang lebih seimbang.
“Yang menjadi keunggulan dari pendekatan ini adalah tubuh kita sebenarnya memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri. Terapi ini berperan sebagai ‘support system’ agar proses tersebut bisa berjalan lebih optimal,” tambah dr. Febby.
Dalam praktik medis, terapi ini telah digunakan pada beberapa kondisi tertentu, terutama yang berkaitan dengan sistem tubuh, seperti:
Selain itu, terapi ini juga mulai dikembangkan untuk mendukung proses pemulihan jaringan tubuh dan menjaga kualitas kesehatan secara menyeluruh.
“Saat ini terapi regeneratif juga mulai banyak dipertimbangkan sebagai bagian dari pendekatan kesehatan yang lebih komprehensif, terutama untuk kondisi kronis yang membutuhkan penanganan jangka panjang,” ujar dr. Febby.
Salah satu kelebihan utama dari terapi ini adalah karena menggunakan sel dari tubuh pasien sendiri, sehingga:
Penting untuk dipahami bahwa terapi ini bukan solusi instan untuk semua kondisi kesehatan. Hasil yang didapatkan dapat berbeda pada setiap individu.
“Terapi ini bukan terapi ajaib. Tetap diperlukan evaluasi medis yang tepat untuk menentukan apakah pasien memang cocok menjalani terapi ini atau tidak,” tegas dr. Febby.
Selain itu, terapi ini juga memerlukan fasilitas khusus serta pengawasan tenaga medis yang berpengalaman.
Terapi berbasis sel dari tubuh sendiri merupakan bagian dari pendekatan personalized medicine, yaitu penanganan yang disesuaikan dengan kondisi unik setiap individu.
Pendekatan ini menjadi salah satu arah perkembangan dunia medis ke depan, di mana pasien tidak hanya diobati, tetapi juga didukung untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik secara menyeluruh.
Terapi regeneratif modern menawarkan pendekatan yang lebih alami dan menyeluruh dalam mendukung proses pemulihan tubuh. Dengan pengawasan medis yang tepat, terapi ini dapat menjadi salah satu pilihan dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Sebagai salah satu unit bisnis Bethsaida Healthcare, Seraphim Medical Center, yang berlokasi di Paramount Gading Serpong dengan fasilitas unggulan yang modern seperti Cryo Chamber Therapy, TPS, Hyperbaric Oxygen Treatment, PicoWay Laser, Fotona Laser, dan lain sebagainya, menghadirkan pendekatan kesehatan berbasis kedokteran fungsional yang berfokus pada akar permasalahan, bukan sekadar penanganan gejala saja. Seraphim Medical Center mengembangkan layanan medis yang dirancang secara personal untuk membantu tubuh berfungsi lebih optimal, baik dalam menjaga kesehatan, mendukung pemulihan pasca operasi, maupun meningkatkan kualitas hidup. Seraphim Medical Center memiliki layanan unggulan: Wellness Center, Beauty & Aesthetic Center, serta Sports & Rehabilitation Center, yang saling terintegrasi sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern.