HYROX semakin dikenal sebagai ajang fitness race yang menggabungkan lari dengan berbagai functional workout dalam satu rangkaian kompetisi. Format ini membuat HYROX menarik bagi banyak orang karena tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga daya tahan, stamina, dan kekuatan otot, melampaui batas tubuh sendiri.
Namun, menurut dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO, tantangan HYROX tidak hanya pada hari perlombaan saja. Tubuh harus siap menghadapi kombinasi beban latihan dan kompetisi yang intens. Karena itu, pendekatan terhadap HYROX sebaiknya tidak hanya berfokus pada performa maksimal saat race day, tetapi juga bagaimana mempersiapkan tubuh dengan benar sebelum kompetisi dan melakukan pemulihan yang cukup.
Salah satu langkah penting sebelum masuk ke latihan yang lebih intens adalah memahami kondisi tubuh sendiri. Setiap orang memiliki titik awal yang berbeda. Ada yang kuat di endurance tetapi kurang power, ada yang memiliki kekuatan otot yang baik tetapi kurang pada mobilitas dan fleksibilitas tubuhnya. Orang yang rutin berolahraga belum tentu siap menghadapi pola beban seperti HYROX.
Dalam hal ini, Pemeriksaan kebugaran atau Fitness Test dapat membantu melihat kapasitas kebugaran dan kondisi fisik secara lebih objektif. Sementara itu, Functional Movement Screening penting untuk menilai keseimbangan tubuh dan kelemahan otot yang mungkin terjadi dan dapat menjadi resiko cedera saat latihan dan perlombaan.
Menurut dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO, pendekatan seperti ini penting agar tubuh tidak hanya kuat, tetapi juga bergerak dengan lebih efisien dan aman.
Recovery seringkali menjadi bagian yang justru paling diabaikan. Banyak peserta terlalu fokus mengejar intensitas dan volume latihan untuk meningkatkan performa saat kompetisi, tetapi lupa bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk memulihkan diri.
Padahal, menurut dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO, recovery adalah bagian penting dari proses peningkatan performa. Pada fase inilah tubuh memperbaiki jaringan otot, mengisi kembali cadangan energi, beradaptasi terhadap beban latihan, dan mempersiapkan diri untuk sesi berikutnya.
Tanpa recovery yang cukup, latihan yang keras tidak selalu menghasilkan performa yang lebih baik. Sebaliknya, tubuh bisa masuk ke kondisi kelelahan berkepanjangan, performa stagnan, atau bahkan lebih rentan mengalami cedera.
Setelah latihan intens atau setelah mengikuti HYROX, tubuh juga membutuhkan dukungan recovery yang sesuai. Beberapa layanan dapat menjadi bagian dari proses pemulihan, seperti Cryo Chamber Therapy untuk mempercepat pemulihan pasca latihan berat, Hyperbaric Oxygen Therapy untuk meningkatkan oksigen ke seluruh sel tubuh, serta Muscle Relaxation Drip sebagai suplemen yang dapat mendukung pemulihan sesuai kebutuhan masing-masing individu.
Pendekatan ini tentu tidak bersifat satu untuk semua orang. Menurut dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO, waktu dan metode recovery harus disesuaikan dengan kondisi tubuh, tingkat kelelahan, intensitas latihan, serta target performa masing-masing. Karena itu, penting untuk menjalani evaluasi dan rekomendasi yang tepat agar layanan yang dipilih benar-benar relevan dengan kebutuhan.
Pada akhirnya, HYROX bukan hanya soal siapa yang paling kuat saat hari perlombaan. Lebih dari itu, HYROX adalah soal bagaimana tubuh dipersiapkan untuk menghadapi beban latihan dan kompetisi, serta bagaimana tubuh dipulihkan agar tetap mampu beradaptasi dan berkembang dalam jangka panjang.
Menurut dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO, performa yang baik lahir dari persiapan yang terukur, latihan yang sesuai dan terencana, serta recovery yang terjadwal dengan baik. Dengan pendekatan yang tepat, peserta HYROX tidak hanya mengejar hasil kompetisi, tetapi juga menjaga tubuh tetap sehat, aman, dan siap untuk terus berkembang.
Sebagai salah satu unit bisnis Bethsaida Healthcare, Seraphim Medical Center, yang berlokasi di Paramount Gading Serpong dengan fasilitas unggulan yang modern seperti Cryo Chamber Therapy, Transcranial Pulse Stimulation (TPS), Hyperbaric Oxygen Treatment, PicoWay Laser, Fotona Laser, dan lain sebagainya, menghadirkan pendekatan kesehatan berbasis kedokteran fungsional yang berfokus pada akar permasalahan, bukan sekadar penanganan gejala saja. Seraphim Medical Center mengembangkan layanan medis yang dirancang secara personal untuk membantu tubuh berfungsi lebih optimal, baik dalam menjaga kesehatan, mendukung pemulihan pasca operasi, maupun meningkatkan kualitas hidup. Seraphim Medical Center memiliki layanan unggulan: the Wellness Center, Beauty & Aesthetic Center, and Sports & Rehabilitation Center, yang saling terintegrasi sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern.
Peninjau Medis: dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO
Seraphim Medical Center | @seraphimmedicalcenter
Gading Serpong, Tangerang