Kulit mulai kendur, garis halus muncul perlahan, wajah terlihat lelah, dan kontur tidak lagi setegas dulu, keluhan ini kini tak hanya dialami mereka yang berusia matang, tetapi juga individu di usia produktif. Di tengah ritme hidup yang padat, banyak orang menginginkan solusi peremajaan wajah yang efektif, aman, dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Tren perawatan estetika pun bergeser. Keinginan untuk tampil lebih muda kini bukan lagi tentang perubahan drastis, melainkan peningkatan kualitas kulit yang alami, bertahap, dan tetap terlihat natural. Inilah yang mendorong berkembangnya teknologi peremajaan non-invasif dengan downtime minimal.
Dalam dunia estetika medis, penuaan kulit tidak hanya disebabkan oleh faktor usia, tetapi juga oleh penurunan produksi kolagen, paparan sinar UV, stres, polusi, pola tidur yang buruk, serta gaya hidup modern yang dapat mempercepat tanda-tanda penuaan.
Kolagen merupakan komponen penting yang menjaga kekencangan, elastisitas, dan struktur kulit. Ketika produksinya menurun, kulit mulai kehilangan kekencangannya, muncul garis halus, tekstur menjadi kurang halus, dan wajah tampak lebih lelah. Karena itu, pendekatan peremajaan kulit modern kini berfokus pada stimulasi kolagen dari dalam, bukan sekadar perawatan di permukaan kulit.
Sofwave hadir sebagai teknologi peremajaan kulit berbasis ultrasound non-invasif yang bekerja hingga lapisan dermis untuk merangsang pembentukan kolagen baru. Teknologi ini dirancang untuk memberikan efek lifting, tightening, dan rejuvenation tanpa tindakan bedah, tanpa jarum, dan downtime minimal.
Manfaat Sofwave:
Prosedurnya relatif nyaman, aman, dan memungkinkan pasien langsung kembali beraktivitas setelah perawatan.
Menurut dr. Silvia Kartika, dokter estetika di Seraphim Medical Center, Paramount Gading Serpong, peremajaan wajah modern tidak lagi berfokus pada perubahan instan yang ekstrem, tetapi pada perbaikan kualitas kulit secara alami dan berkelanjutan.
“Tujuan perawatan estetika saat ini bukan mengubah wajah, tetapi membantu kulit bekerja kembali secara optimal. Dengan teknologi seperti Sofwave, kita menstimulasi kolagen alami tubuh, sehingga hasilnya lebih natural, progresif, dan terlihat sehat, bukan kaku,” jelas dr. Silvia.
Ia menambahkan bahwa perawatan non-invasif menjadi solusi ideal bagi individu aktif yang menginginkan hasil nyata tanpa mengorbankan waktu dan aktivitas.
“Banyak pasien ingin hasil yang terlihat, tetapi tetap bisa bekerja, bersosialisasi, dan menjalani aktivitas harian dengan downtime minimal. Di sinilah Sofwave menjadi pilihan yang sangat relevan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari layanan estetika medis, Seraphim Medical Center menghadirkan Sofwave dalam pendekatan peremajaan kulit yang terintegrasi. Setiap perawatan diawali dengan assessment kondisi kulit, struktur wajah, kebutuhan individu, serta tujuan estetika personal.
Pendekatan ini bertujuan untuk:
Sofwave bukan sekadar perawatan estetika, melainkan bagian dari strategi healthy aging, membantu individu tampil lebih muda dengan cara yang aman, natural, dan berkelanjutan.
Sebagai unit bisnis dari Bethsaida Healthcare, Seraphim Medical Center, yang berlokasi di Paramount Gading Serpong dengan fasilitas unggulan yang modern seperti Cryo Chamber Therapy, TPS, Hyperbaric Oxygen Treatment, PicoWay Laser, Fotona Laser, dan lain sebagainya, menghadirkan pendekatan kesehatan berbasis kedokteran fungsional yang berfokus pada akar permasalahan, bukan sekadar penanganan gejala saja. Seraphim Medical Center mengembangkan layanan medis yang dirancang secara personal untuk membantu tubuh berfungsi lebih optimal, baik dalam menjaga kesehatan, mendukung pemulihan pasca operasi, maupun meningkatkan kualitas hidup. Seraphim Medical Center memiliki tiga layanan unggulan: Wellness Center, Beauty & Aesthetic Center, serta Sports & Rehabilitation Center, yang saling terintegrasi sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern.
Peninjau Medis:
Seraphim Medical Center
Gading Serpong, Tangerang